Hasil dari assessment ini akan membantu mengidentifikasi kekuatan dan area yang masih perlu dilatih.
Misalnya, anak yang mengalami keterlambatan bicara, kesulitan motorik, atau tantangan dalam keterampilan sosial akan mendapatkan gambaran yang lebih terarah mengenai kondisi mereka.
Tanpa evaluasi, sering kali orang tua hanya menebak-nebak kebutuhan anak, sehingga intervensi yang diberikan tidak tepat sasaran.
Setelah proses evaluasi selesai, langkah selanjutnya adalah menyusun rencana intervensi. Rencana ini disusun berdasarkan hasil assessment, dengan menyesuaikan kebutuhan anak secara individual.
BACA JUGA:Suara Kecil yang Penuh Arti: Menemani Perjalanan Anak Lewat Terapi Wicara
Pingback: Konsultasi Psikiatri Anak & Remaja: Untuk Anak yang Lebih Bahagia, Sehat, dan Percaya Diri Mengapa Kesehatan Mental Anak dan Remaja Begitu Penting? - RienClinic